Panggil Aku Dityana
Gila sih, ini keputusan terbesar yang aku buat selama proses masa pendewasaan beberapa tahun ini. Yap ku harus meninggalkan kota tempat aku tumbuh dan berkembang karena keluargaku sangat menginginkanku kembali. Keputusan yang sulit dan perlu beberapa bulan untuk menguatkan hati dan bersikap optimis. Bagaimana tidak, disaat karirku baru berjalan dua tahun aku terpaksa harus melakukan lompatan besar untuk pindah dari kota tempat aku awal berkembang ke kota tempat ku dilahirkan. Rasanya sedikit menakutkan untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang sudah bertahun-tahun dilakukan dan mulai mencoba hal baru di kota yang tidak baru, tapi aku hampir tidak mengenalnya.
Pada akhirnya aku berhasil mengikis ego dan ketakutanku yang tidak terlalu beralasan itu dan dengan semangat dari adikku tercinta, aku bisa mulai beradaptasi dengan situasi kota dan juga rumah. Pada akhirnya kita bisa berencana tapi pada akhirnya Tuhan yang menentukan, bisa jadi saat kamu tidak mendapatkan apa yang kamu mau, Tuhan sedang menyiapkan sesuatu yang besar yang bahkan kamu pun tidak pernah menduganya sama sekali. Hal ini terjadi dihidup aku berkali-kali hanya saja aku gak menyadarinya sama sekali. Kecuali setelah kepindahan besarku ke kota kelahiran, yap ada banyak hal besar dan ajaib terjadi, menurutku. Pertama, hanya dalam waktu dua minggu setelah kepindahanku, aku diterima bekerja disalah satu perusahaan didalam kota. Kedua, aku mendapatkan pekerjaan impianku dan bos impian juga berbagai ilmu marketing baru, di kota kelahiran setelah 2 tahun bekerja di kantor sebelumnya. Ketiga, aku mendapatkan jodohku ditempat kerja impianku tadi. Menurut kalian ajaib gak tuh? Aku sendiri sih bener-bener amazing dengan rencana Tuhan.
Semua hal-hal besar itu terjadi karena keputusan kepindahan besarku dan pada saat itu aku masih ingat betul dengan pasti. Aku benar-benar menyerahkan hidup dan impian-impian besarku pada Tuhan melalui doa yang sangat intim dan aku benar-benar pasrah. Untuk menguatkan diri agar bersikap optimis, aku terus berkata "jangan sampai aku menyesal tidak bertemu dengan pejuang ku, Kakekku yang telah merawatku saat kecil". "Tenang saja kamu sudah membuat daftar kantor mana saja yang bisa kamu masukan lamaran kerja" dan banyak lagi.
Aku sangat bersyukur dengan kepindahan besarku bahkan kedekatan dengan Tuhan auto ON. Dan ini bisa terjadi karena hanya dalam hitungan dua minggu aku sudah mendapatkan pekerjaan dikota ini, di titik itulah aku merasa benar-benar dekat dengan Tuhan. Lalu aku menyimpulkan, pengorbanan untuk patuh kepada Tuhan dalam melakukan kebaikan itu gak ada guys. Yang terjadi malahan kita diberikan berbagai kenikmatan oleh Sang Pencipta. Guys, sungguh aku berharap kalian yang baca blog ku semoga kalian bisa melihat dan merasakan kasih sayang yang telah dijanjikan oleh Sang Pencipta. Karena hidup tanpa rasa syukur akan nikmat hidup mu sama dengan makan sayur asem tanpa ikan asin dan sambal, bae aja. Tidak akan ada perasaaan WOW, magic sama sekali tidak ada. Dengan bersyukur hidup terasa penuh kasih sayang, itu yang aku rasakan.
Salam Damai dan Cinta dari Wanita Biasa Buatan Indonesia XOXO
Komentar
Posting Komentar