Satu Pohon Untuk Satu Rumah #SatuPohonSatuRumah
Apakah berita bencana alam berulang yang terjadi di Indonesia bahkan global belum mampu menyadarkan bahwa bencana itu dapat dihindari dengan adanya kesadaran seutuhnya tentang pentingnya memelihara alam sekitar dimulai dari pekarangan rumah sendiri.
Apa saja sebenarnya kendala sebuah rumah tangga dalam pemeliharaan satu pohon di pekarangan rumahnya? Sehingga menjadikan lebih memilih beton sebagai pilihan utama dalam pengelolaan rumah tangga.
Melalui tulisan ini saya ingin mengajak semua lapisan masyarakat untuk menggali kendala sesungguhnya bagi masyarakat untuk menanam pohon di pekarangan rumah dan untuk membuka pintu kolaborasi masa depan.
Saya adalah seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta dengan bidang ilmu komunikasi selain berkuliah saya juga mencintai alam dan takjub kepada alam. Pohon penyedia oksigen gratis bagi seluruh mahluk yang ada di bumi sehingga pohon adalah bagian esential dari keberlangsungan hidup mahluk bumi. Pohon kecil mampu memberi manusia pasokan oksigen sehingga manusia dapat berkegiatan bebas tanpa helem dan pasokan oksigen dalam tabung atau selang seperti astronut NASA di bulan. Jika itu terjadi di bumi tentunya sangat menakutkan.
Hal ini juga ditegaskan oleh Ernyasih, SKM., M.K.M seorang dosen fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta.
"Pohon memiliki banyak kontribusi untuk manusia dan seluruh mahluk hidup. Bukan hanya menyediakan oksigen gratis, tapi juga menjadi tempat penyimpanan karbon yang tidak dimiliki oleh mahluk hidup lain di bumi".
Universitas Muhammadiyah-Kontribusi Pohon
Sebagai seorang warga negara kita tidak dapat selalu mengandalkan pemerintah dalam penyelesaian masalah. Masyarakat di negara ini begitu banyak disertai dengan berbagai permasalahan nya. Mengapa kita tidak mulai berkontribusi saja untuk lingkungan sekitar dimulai dari lingkungan perumahanan tempat kita tinggal. Berkurangnya area hijau di berbagai kota menjadikan topik ini begitu penting untuk di sosialisasikan dan segera dapat dilaksanakan langkah-langkah penghijauan mandiri oleh masyarakat agar kelak kita semua yang membaca artikel ini dapat mewariskan generasi yang memiliki kesadaran penuh terhadap kelestarian alam dalam skala kecil saja dulu, lingkungan tempat kita bermukim.
Lantas jika kita sudah mengetahui bagaimana satu pohon berkontribusi kepada kebebasan manusia untuk menghirup udara dengan bebas, apakah kita sebagai manusia yang diberikan akal tidak ingin melanjutkan apa yang sudah kita ketahui dengan perbuatan? Hal sederhananya dapat dilakukan dengan menanam satu pohon kecil saja dipekarangan rumah atau mungkin jika tidak memungkinkan tambulapot dapat menjadi solusi nya. Hal ini bagi saya pribadi adalah sebagai tanda kita hadir dengan kesadaran penuh untuk melestarikan alam dan mahluk hidup dalam lingkungan tempat tinggal ya, sekurang-kurangnya kita telah menyediakan tempat singgah untuk burung dan londok.
Penulis : almaramena


Komentar
Posting Komentar