Museum Yang Berjuang Agar Tak Terabaikan
Ilustrasi Museum Yang Kosong Karena Terabaikan Museum Perjoangan Bogor , begitu tulisan yang tertera di dinding di depan sebuah pusat gosir batik di kota hujan, Bogor. Setiap kali aku melewati museum itu khayalanku jauh melambung pada tahun 1940-an saat masa perjuangan. Masa dimana dengan mudahnya terlihat darah berceceran dimana-mana, jenazah tak bernama terabaikan begitu saja, rumah-rumah penduduk yang tak berpenghuni karena di tinggalkan tuannya. Membayangkannya saja sudah membuat bulu kuduk ku merinding. Ketidakhadiran dirinya, ya dirinya lelaki pintar sepanjang masa, panggil dia Edward menggiring aku menyusuri kota hujan, Bogor. Sudah lama aku ingin mengunjungi sebuah gedung tua di jalan Merdeka. Dengan perasaan sedikit ragu ku langkahkan kakiku menuju gedung tua itu. Begitu aku memasuki museum itu aku disambut oleh seorang pemuda dan akupun mulai berbasa-basi. “Bang apa museum ini dibuka untuk umum? aku berbasa basi”. “Ya Mba, tiketnya masuk...